Kamis, 29 September 2016

EVOLUSI ARSITEKTUR KOMPUTER


          Sejarah komputer terus mengalami perkembangandari generasi ke generasi. Kami akan membahas sejarah itu secara singkat namun lengkap disini.Komputer, tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan perangkat yang satu ini. Dari pertama kali dibuat, komputer telah mengalami perubahan dan perkembangan yang sangat pesat. Kini komputer bukan sekadar untuk olah kata dan data, komputer telah menjadi barang yang "serba bisa". Kita bermain game, mendengar musik, membuat animasi dan film, menyelesaikan tugas-tugas sekolah dan lain-lain, semuanya dapat diselesaikan dengan komputer. Sistem komputer di kassa supermarket yang dapat membaca kode barang belanjaan, pusat telepon yang menangani jutaan panggilan dan komunikasi, jaringan komputer dan internet yang menghubungkan berbagai tempat di dunia, semuanya menggunakan komputer. Agar tidak ketinggalan, maka kita harus mempelajari komputer sedini mungkin.

Sejarah Komputer dan Perkembangannya

              Tahukah Anda kapan komputer pertama kali dibuat? Dan bagaimana sejarah perkembangannya hingga menjadi komputer secanggih sekarang ini? Nah, pada kesempatan ini kami akan mengajak Anda untuk menengok kebelakang mengetahui bagaimana komputer pertama kali memulai sejarahnya. Kita akan sama-sama melihat komputer berevolusi mengikuti perkembangan zaman hingga mencapai bentuknya seperti sekarang ini, selamat membaca.
Sejarah Komputer Generasi I - V
              Asal-usul sejarah perkembangan komputer tak dapat lepas dari kebutuhan manusia untuk dapat mengetahui berapa hasil dari suatu perhitungan, mulai dari perhitungan yang sangat sederhana sampai dengan yang sangat rumit. Agar dapat memperoleh suatu informasi dengan tepat dan cepat, manusia selalu berusaha mencari dan menemukan suatu alat bantu hitung dan pengolah data yang lebih baik. Pada mulanya seluruh alat bantu hitung digerakkan secara manual dengan tenaga manusia (Periode Manual Tahun 1000 SM - 1641 M), kemudian alat bantu hitung berkembang menggunakan tenaga penggerak mekanik menggunakan roda bergigi yang digerakkan tangan (Periode Mekanis 1642-1885). Pada perkembangan selanjutnya, alat bantu hitung, mesin mekaniknya mulai menggunakan tenaga listrik (Periode Elektromekanis 1886 - 1945), dan pada perkembangan terakhir menggunakan sirkuit elektronik (Periode Elektronik 1946 - sekarang).
Pada Periode Elektronik inilah kita mulai memasuki generasi komputer. Berikut ini penjelasan masing-masing dari generasi komputer tersebut:

Komputer Generasi I

Sejarah komputer generasi pertama mulai hadir pada tahun 1946 - 1956, beberapa ciri utama dari generasi ini di antaranya:
Menggunakan tabung hampa udara (vacuum tubes) sebagai sirkuitnya.
Ukuran fisik komputer besar sehingga memerlukan ruangan yang luas serta memakai daya listrik yang besar.
Memiliki media penyimpanan luar berupa magnetik tape atau magnetik drum.
Hanya dapat dikendalikan oleh bahasa mesin (machine language) 
Adapun contoh komputer generasi pertama ini di antaranya:
ENIAC (Electronik Numerical Integrator and Computer)
ENIAC sejarah komputer
ENIAC (Electronik Numerical Integrator and Computer) yang dikembangkan tahun 1946 oleh John W. Mauchly dan J. Presper Eckert dari Universitas Pennsylvania merupakan First General Purpose Electronic Computer.
UNIVAC (Universal Automatic Computer)
UNIVAC sejarah komputer
UNIVAC (Universal Automatic Computer) sudah menggunakan pita magnetik sebagai media input dan outputnya. Merupakan komputer komersial pertama yang dipakai oleh Biro Sensus Amerika Serikat untuk digunakan dalam menghitung sensus penduduk dan sebagai komputer pertama yang dibuat untuk tujuan aplikasi bisnis.
IBM 701 dan IBM650
IBM 701 sejarah komputer
IBM 701 dan IBM650 yang sudah merupakan komputer komersial berukuran besar. Sudah menggunakan magnetik drum untuk media penyimpanan luarnya.


Komputer Generasi II

Sejarah komputer generasi kedua mulai populer pada awal tahun 1960-an. Beberapa ciri utama dari generasi ini di antaranya: 
Sudah menggunakan transistor untuk sirkuitnya. Transistor dikembangkan di Bell Laboratories tahun 1947.
Lebih kecil, cepat, dapat diandalkan, dan hemat energi dibanding generasi komputer pertama.
Menggunakan bahasa assembly yang terdiri dari singkatan-singkatan untuk menggantikan kode biner
Contoh komputer generasi kedua yang dikembangkan saat itu adalah IBM 1401.Sejak tahun 1965, sebagian besar bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi ini untuk mengolah informasi keuangan.
IBM 1401 sejarah komputer

Komputer Generasi III

Adapun contoh komputer generasi ketiga ini di antaranya:
IBM S/360
IBM S/360 sejarah komputer
IBM S/360 yang dirancang untuk bisnis dan teknik.
GE 600 dan GE 235 
GE 235 sejarah komputer
General Electric mengeluarkan GE 600 dan GE 235.
NCR Century
NCR Century sejarah komputer
National Cash Register mengeluarkan NCR seri Century

Komputer Generasi IV 

Sejarah komputer genarasi keempat (1971), beberapa ciri utama dari generasi ini di antaranya:
Mulai dikembangkan komputer micro yang menggunakan prosesor dengan general purpose microprocessor yang dikembangkan oleh Intel (Intel 8080)
Mulai digunakannya LSI (Large Scale Intergartion) yang merupakan pemadatan beribu-ribu IC (Integrated Circuit) dalam sebuah chip. Kemudian dikembangkan menjadi VLSI (Very Large Scale Integration). 
Pada generasi ini hampir sebagian besar komputer telah menggunakan sistem operasi dengan konsep GUI (Grapihical User Interface). Seperti sistem operasi Microsoft Windows buatan Microsoft Corp.
Adapun contoh komputer generasi keempat ini di antaranya:
Apple II
Apple II sejarah komputer
Apple II yang dikembangkan oleh Steven Jobs dan Steve Wozniak. Gambar di atas komputer Apple II karya Steven Job dan Steve Wozniak.
IBM PC
IBM PC sejarah komputer
IBM PC dengan kompatibelnya yang diproduksi massal oleh berbagai perusahaan sehingga komputer micro memasyarakat hingga saat ini. IBM PC terus berkembang mulai dari IBM PC/XT, IBM PC/AT, IBM PC/386, IBM PC/486 menggunakan microprocessor intel 8088, 80286, 80386, 80486, selanjutnya menjadi seri Intel Pentium. Yang memproduksi microprocessor selain perusahaan Intel, ada juga perusahaan AMD (Advanced Micro Devices).
Komputer Generasi V

Sejarah komputer generasi V dikembangkan sejak tahun 1985, beberapa ciri utama dari generasi ini di antaranya:
Di Jepang didirikan ICOT (Institute for new Computer Technology) untuk mengembangkan komputer generasi kelima, yaitu menciptakan komputer yang powerfull dan intelligent.
Dikembangkannya sistem komputer yang memiliki unsur artificial intelligence yang dapat mengerjakan tugas dengan karakteristik seperti manusia (intelligent, imagination, dan intuition) dengan natural language (bahasa sehari-hari).

Image result for KOMPUTER GENERASI 5

Tokoh Perkembangan Komputer

Dalam sejarah perkembangan komputer, deretan tokoh berikut ini adalah mereka yang berjasa dalam pengembangan tersebut. Di antaranya adalah Charles Babbage, Ada Augusta Byron, Herman Hollerith, Thomas Watson, Bob Noyse dan Gordon Moore, Steven Jobs dan Steve Wozniak, Bill Gates dan Paul Allen, Richard Stallman, Linus Torvalds. Berikut ini kita akan melihat seperti apa jasa para tokoh tersebut:

Charles Babbage
Seorang penemu dan ahli matematik yang lahir di Inggris tahun 1791. Berhasil membuat model mesin yang dinamakan Difference Engine dan merancang Analytical Engine. Di kenal dengan sebuatan Bapak Komputer Modern (Father of the Modern Computer) karena dalam rancangannya Analytical Engine mempunyai lima unsur yang terdapat pada komputer modern, yaitu:
Alat masukan (input device).
Tempat penyimpanan data yang akan diproses.
Alat pemrosesan.
Unit pengontrol pengolahan
Alat keluaran (output device) 
Ada Augusta Byron
Dikenal sebagai programmer pertama (First Computer Programmer) karena membantu mengembangkan instruksi untuk menjalankan Analytical Engine.
Herman Hollerith
Tahun 1886 membuat Tabulating Machine yang digunakan untuk menghitung hasil sensus penduduk Amerika Serikat di tahun 1890 dengan cepat. Tahun 1896 mendirikan Tabulating Machine Company dan tahun 1924 melakukan merger dengan dua perusahaan lain dan membentuk International Business Machines Corporation - IBM Co.
Thomas Watson
Pada tahun 1924 – 1956, memimpin International Business Machines (IBM) dan berhasil membawa IBM mendominasi pasar sebagai pemasok mesin pengolah data dan mulai menjadi pengembang komputer ternama. Sejak tahun 1981, IBM memasuki bisnis komputer mikro dengan memperkenalkan IBM PC.
Bob Noyce dan Gordon Moore
Tahun 1968 mendirikan Intel dan tahun 1971 memperkenalkan microprocessor pertama (4004).
Steven Jobs dan Steve Wozniak
Tahun 1976 memperkenalkan Apple I, yaitu komputer pertama dengan keyboard dan layar. Membentuk perusahaan Apple Computer Inc. dan mengembangkan Apple II. Perusahaan Apple pertama kali mengembangkan penggunaan mouse pada personal computer-nya di tahun 1983.
Bill Gates dan Paul Allen
Sebagai pendiri perusahaan Microsoft. Tahun 1980 IBM memilih Microsoft untuk mengembangkan sistem operasi bagi IBM PC dan hasilnya adalah sistem operasi yang dikenal dengan nama MS-DOS. Tahun 1990 perusahaan Microsoft mendominasi pasar perangkat lunak (software) dengan semakin luasnya penggunaan sistem operasi Microsoft Windows dengan berbagai program aplikasi untuk keperluan bisnis, teknik, pendidikan, dan pribadi.
Richard Stallman
Tahun 1984 mengawali proyek GNU (GNU’s Not Unix), yaitu sistem operasi mirip Unix yang bersifat free software. Tahun 1985 mendirikan lembaga Free Software Foundation yang mensponsori pengembangan free software.
Linus Torvalds
Tahun 1991 mengembangkan sistem operasi Linux yang kemudian disebarluaskan secara Open Source. Sistem operasi Linux banyak diaplikasikan untuk server pada sistem jaringan.

EVOLUSI ARSITEKTUR

1950 -1960                             : Arsitektur computer adalah suatu Komputer aritmatik atau biasa disebut juga kalkulator.komputer ini dibuat untuk menghitung persamaan matematis pada masa peperangan pada saat itu.

1970 – pertengahan1980         : Arsitektur computer adalah suatu desain instruksi untuk suatu Kompiler

1990                                        : Arsitektur computer adalah suatu bentuk desain CPU, system memori,system I/O, multiprosesor dan network computer

2010                                        : Arsitektur komputer: suatu system yang dapat beradaptasi sendiri, struktur yang dapat mengorganisasikan sendiri, system DNA.

Klasifikasi Arsitektur

Pada komputer terdapat berbagai klasifikasinya dalam hal appaun. Setiap komputer tentunya memilik klasifikasi masing-masing. Disini membahas mengenai klasifikasi arsitekturnya menurut Von Neumann dan Non Von Neumann.

Kriteria mesin Von Neumann :

1. Mempunyai subsistem hardware dasar yaitu sebuah CPU, sebuah memori dan sebuah I/Osistem

2. Merupakan stored-program computer

3. Menjalankan instruksi secara berurutan

4. Mempunyai jalur (path) bus antara memori dan CPU

Pada tahun 1966, Flyyn mengklasifikasikan arsitektur komputer berdasarkan sifatnya yaitu :

1. Jumlah prosesor

2. Jumlah program yang dapat dijalankan

3. Struktur memori

Menurut Flyyn ada 4 klasifikasi komputer :

SISD (Single Instruction Stream, Single Data Stream)
Satu CPU yang mengeksekusi instruksi satu persatu dan menjemput atau menyimpan data satu persatu.

SIMD (Single Instruction Stream, Multiple Data Stream)
Satu unit kontrol yang mengeksekusi aliran tunggal instruksi, tetapi lebih dari satu Elemen Pemroses

MISD (Multiple Instruction Stream, Single Data Stream)
Mengeksekusi beberapa program yang berbeda terhadap data yang sama.

Adadua kategori:
– Mesin dengan Unit pemroses berbeda dengan instruksi yang berbeda dengan data yang sama (sampai sekarang tidak ada mesin yang seperti ini)
– Mesin, dimana data akan mengalir ke elemen pemroses serial

4. MIMD (Multiple Instruction Stream, Multiple Data Stream

Juga disebut multiprocessors, dimana lebih dari satu proses dapat dieksekusi berikut terhadap dengan datanya masing-masing,

Selasa, 21 Juni 2016

Gawai proteksi dan tahanan transmisi listrik

program FACHRUL;

uses crt;
var
x,y,z,i,d,e,f : real;
jawab,pilih: integer;


procedure tahanan;
begin
writeln ('kalkulator hitung tahanan kabel transmisi listrik')
writeln ('jenis penghantar: ');
read(1);
writeln('masukan nilai panjang penghantar: ');
read (x);
writln('masukan nilai ruas penghantar : ');
read(y);
z: =1*(x/y);
write ('nilai penghantar : ');
write(z)
writeln;
readln;
end;

procedure gawai;
begin
writeln ('kalkulator operasi hitung gawai proteksi; ');
writeln ('besar nilai pemutus pengatan arus listrik : ');
read(d);
e :=50;
f:=e/d;
writeln ('nilai gawi proteksi ;');
writeln (f);
writeln;
readln;
end;

begin
writeln('_____Hitung tahanan transmisi dan gawai proteksi listrik__________');
writeln('[1] menghitung tahanan transmisi');
writeln('[2] menghitung gawai proteksi');
writeln('_________________________________________');
write('Pilih 1/2: '); readln(pilih);
writeln;

if pilihan=1 then
begin
tahanan;
readln;
end;
if pilihan=2 then
begin
gawai;
end;
readln;
end;
else
begin
writeln(' ');
end;
readln;
end
end.





Senin, 11 April 2016

Rumus sederhana lilitan trafo step up dan step down

Berikut ini adalah cara perhitungan menggunakan Pascal

Dimana:
N1/N2=V1/V2
Keterangan:
N1= Jumlah Lilitan Primer
N2= Jumlah Lilitan Sekunder
V1= Tegangan Primer
V2= Tegangan Sekunder

Program:

Flowchart:

Senin, 21 Maret 2016

rumus mencari tegangan pada saluran transmisi pendek


rumus tegangan pada saluran transmisi pendek 

Vs = Vr + Ir Z
 Is = Ir = I
Vr = Vs - Ir Z

Vs adalah tegangan fasa (saluran ke netral) di ujung kirim.
Vr adalah tegangan fasa (saluran ke netral) di ujung terima.
Is adalah arus fasa di ujung kirim.
Ig adalah arus fasa di ujung terima.
Z adalah impedansi seri total ke fasa.





Coding:
text4.text = val(text1.text) + (val (text2.text * text3.text))

Kamis, 28 Januari 2016

proposal usaha kecil

BAB I

PENDAHULUAN



Latar Belakang
Zaman dahulu orang membeli makanan hanya berpedoman pada rasanya yang enak dan murah, ini terutama bagi kalangan masyarakat menengah kebawah, duahal inilah yang menjadi prioritas utama dalam membeli makanan. Mereka tidak begitu memikirkan kandungan gizi dan nutrisi yang terkandung didalam makanan yang mereka beli.

Akan tetapi akhir-akhir ini kecenderungan masyarakat kita dalam membeli
makanan adalah memperhatikan rasa, gizi yang terkandung dalam makanan tersebut,baru memikirkan harga. Oleh karena itu olahan jagung manis banyak menjadi pilihan manusia untuk makanan ringan, dimana dari segi rasa, olahan jagung manis kukus menawarkan cukup banyak rasa yang ditawarkan. Dari segi gizi juga memenuhi kebutuhan gizi manusia. Dari segi harga, harga jagung manis mudah dijangkau semua kalangan masyarakat.

Dari fenomena diatas maka sangat cocok dan potensial bila kami mendirikan usaha jualan jagung manis kukus, dimana dari segi rasa memenuhi konsumen yaitu enak, dari segi gizi jagung manis sesuai dengan apa yang diinginkan oleh konsumen, karena mengandung karbohidrat, protein dll. Dari segi harga jagung manis terbilang mudah dijangkau oleh semua lapisan masayrakat.Usaha yang akan kami mulai adalah usaha industry kecil, yaitu olahan jagung manis menjadi jagung yang dipipil lalu dikukus dan setelahnya diberi campuran keju parut dan bahan pelengkap lainnya, seperti cokelat, kacang strawberry, bahkan saos.Dengan factor produksi yang relative murah dan terjangkau serta mudah didapat. kami yakin usaha perdana yang kami lakukan ini memiliki berbagai aspek yang dapat menguntungkan, bagi pribadi maupun orang lain.

Adapun latar belakang didirikannya usaha ini adalah :

1)      Masyarakat membutuhkan makanan yang sehat bergizi.

2)      Dengan produk yang bervariasi diharapkan masayrakat tidak jenuh.

3)      Bahan baku mudah diperoleh dan murah.



Perumusan Visi Usaha
Menjadikan usaha memproduksi jagung manis kukus sebagai usaha kecil menengah yang diminati masyarakat serta agar mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Perumusan Misi Usaha
Proses produksi yang higienis baik dari tempat, alat dan bahan-bahan yang digunakan.
Menerapkan pelayanan prima (sikap yang sopan dan ramah, pelayanan yang cepat dan baik).
Menjaga cita rasa makanan.
Dengan rasa yang khas dan harga yang terjangkau diharapkan memuaskan konsumen.
Memperkenalkan jagung manis kukus kepada masyarakat.


Tujuan Usaha
Adapun beberapa tujuan dalam usaha Jagung Manis Kukus ini adalah :

Meningkatkan taraf hidup menjadi lebih baik untuk memperoleh keuntungan.
Untuk menerapkan jiwa berwirausaha
Melatih kemandirian.


         MANFAAT USAHA

Mampu memenuhi kebutuhan dan selera konsumen
Menciptakan lapangan pekerjaan
Meningkatkan pendapatan dan memperoleh keuntungan.


DESKRIPSI USAHA



Usaha yang akan kami mulai adalah usaha yang bergerak dalam bidang pengolahan makanan (industry kecil) yang memanfaatkan jagung manis yang segar menjadi hidangan menu masakan yang nikmat, bergizi, berselara tinggi dan sehat untuk metabolisme tubuh. Karena pada dasarnya jagung adalah jenis sayuran yang memiliki nilai gizi yang sangat tinggi, apalagi dengan jagung yang segar bebas dari bahan kimia yang nantinya akan merusak tubuh manusia secara perlahan. Usaha ini mungkin masih jarang diminati orang banyak, karena kebanyakan mereka hanya membuat sebagai makanan untuk disajikan dirumah saja, namun oleh karena itu kami berusaha untuk mengembankan usaha ini agar dapat lebih maju lagi dan menunjukan citra yang baik akan segala macam olahan jagung manis yang segar sehat dan bergizi tinggi. Produk yang dihasilkan jagung manis kukus yang setelah dipipil dikukus lalu dihidangkan menggunakan cup.



BAB II

PEMBAHASAN



ASPEK PRODUK
Jenis Produk Usaha
Usaha ini akan memproduksi dan menjual jagung manis kukus bahan bakunya adalah jagung manis.Produk yang dihasilkan dapat beraneka rasanyasesuai dengan permintaan konsumen yang dikemas dengan menggunakan cup.

Jumlah Produk yang dibuat
Rata-rata setiap harinya dibuat 30 cup dan dalam sebulan yaitu 24 hari dapat memproduksi kurang lebih 720 cup.

Waktu Kegiatan Produksi
Kegiatan produksi dilakukan setiap hari kecuali hari minggu mulai dari jam 11 pagi.

Jumlah Tenaga yang Dibutuhkan
Diperlukan satu orang yaitu pemilik sendiri sekaligus bertindak sebagai pembuat dan penjual.

Bahan dan Peralatan Yang digunakan
Peralatan yang digunakan :
Nama Peralatan                Jumlah  Harga satuan      Total
Gerobak etalase               1              Rp   1.000.000,00               Rp   1.000.000,00
Panci Kukusan   1              Rp     300.000,00                Rp     300.000,00
Toples selai         6              Rp       20.000,00 Rp     120.000,00
Solet Kecil           2              Rp       15.000,00 Rp       30.000,00
Parutan keju      2              Rp         5.000,00 Rp       10.000,00
Tempat Garpu,dsb          1              Rp       45.000,00 Rp       45.000,00
Kompor Gas       1              Rp     400.000,00                Rp     400.000,00
Jumlah  Rp 1.905.000,00


Bahan-bahan dan perlengkapan yang digunakan selama satu bulan:
Nama barang     Satuan  Harga satuan      Total
Selai strawberry               8 kg        Rp   7.000,00       Rp 56.000,00
Selai blueberry  10 kg      Rp 8.000,00         Rp 80.000,00
Selai nanas          8 kg        Rp 7.000,00         Rp 56.000,00
Margarine           10 kg      Rp 6.000,00         Rp 60.000,00
Cokelat ceres     8kg         Rp 12.000,00       Rp 96.000,00
Selai kacang        5kg         Rp 12.000,00       Rp 60.000,00
Susu vanilla         25 kaleng             Rp 7.000,00         Rp 175.000,00
Saus sambal ABC              10 botol                Rp 8.000,00         Rp   80.000,00
Keju batang        15 batang            Rp 16.000,00       Rp 240.000,00
Plastic kantong  5 pack   Rp 4.000,00         Rp   20.000,00
Gelas cup            100 lusin               Rp 2.000,00         Rp 200.000,00
Jumlah  Rp1.123.000,00


Perlengkapan yang digunakan per 2 hari
Nama perlengkapan       Satuan  Harga satuan      Total
Isi ulang gas        1 kali      Rp 17.000,00       Rp 17.000,00
Jagung manis     12kg       Rp 3.000,00         Rp 36.000,00
Jumlah  Rp 53.000,00


Proses Produksi
Cara membuat martabak mini :

Cuci jagung manis yang sudah dipipil hingga bersih.
Masukan kedalam panci pengukus yang airnya sudah mendih.
Ambil jagung yang sudah empuk secukupnya saat ada yang membeli dan masukkan ke dalam cup.
Siram dengan Susu vanilla yang telah diberi campuran air secukupnya.
Kemudian diatasnya ditaburi coklat parut, keju parut atau selai maupun saus sesuai dengan permintaan pembeli.
Setelah itu tuangkan lagi susu vanilla tetapi yang masih kental di atas rasa tadi.
Lalu ambil margarin dengan menggunakan sendok kecil lalu masukkan sendok plastik kecil tersebut ke dalam cup. Letakkan dipinggir.
Lalu terakhir tutup cup menggunakan tutup, dan arahkan lubang tutup ke atas sendok, agar sendok dapat tertusuk dan tidak tumpah.
Rencana Perluasan Usaha
Jika ada tanggapan positif dari semua pihak da nada modal yang mendukung rencananya akan membuka cabang.



ASPEK PEMASARAN
Segmen Pasar
Target konsumen adalah masyarakat di daerah sekitar dari semua golongan baik usia muda maupun tua.

Strategi Pemasaran
Dalam penjualan dan pemasaran produk ini, ada beberapa strategi yang digunakan yaitu :

Menetapkan harga yang relative muraah agar semua masyarakat dapat menjangkau harganya.
Tempat penjualan yang strategis.
Melakukan pelayanan yang terbaik yaitu dengan menerapkan pelayanan prima, sopan dan ramah.
Memenuhi kepuasan dan permintaan konsumen.
Promosi
Dengan memasang papan nama di depan tempat usaha.
Dari mulut ke mulut yang dilakukan oleh konsumen yang pernah mengkonsumsi.
Penetapan Harga Jual
Penetapan harga jual produk ini dengan menggunakan metode BEP.

Sistem Penjualan/Distribusi
Sistem penjualan yang digunakan dalam penjualan produk ini adalah langsung dan menerima pesanan lewat telepon atau secara langsung.



ASPEK TEKNIS
Display
Display toko dilakukan dengan menampilkan gambar jagung manis kukus dalam cup yang dibuat stiker yang ditempatkan pada gerobak dengan hiasan yang menarik.

Kebutuhan Peralatan dan Perlengkapan
Dalam usaha ini, peralatan yang digunakan adalah :

Gerobak etalase, panci kukusan, kompor gas toples selai, solet kecil, parutan keju, tempat garpu, dsb.

Sedangkan perlengkapan yang digunakan yaitu :

Isi ulang gas, gelas cup + sendok, plastik kantong.

Bahan baku dan bahan pembantu yang diperlukan
Bahan baku yang digunakan yaitu jagung manis. Sedangkan bahan pembantu yang diperlukan yaitu susu vanilla, selai, coklat, saus sambal, keju batang, dan margarin.

Kebutuhan menyiapkan pelayanan
Kebutuhan fasilitas yang diperlukan dalam menunjang pelayanan meliputi :

Mengantar pesanan langsung ke tempat pembeli
Kendaraan pribadi
Tikar
Tempat usaha


ORGANISASI DAN MANAJEMEN
Tim Manajemen
Usaha pembuatan jagung manis kukus ini dijalankan oleh pemilik pribadi secara sendirian, tetapi untuk mengantarkan pesanan dapat dibantu oleh keluarga atau menyuruh orang.

Informasi parter usaha
Untuk pengembangan usaha ini. Kami akan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak yang dapat mendukung usaha ini, meliputi :

1)      Bank milik pemerintah ataupun swasta yang mendukung financial.

2)      Distributor jagung manis yang unggul.

3)      Lembaga yang sedang mengadakan kegiatan yang mengundang massa, seperti:

Bazaar
Pentas seni
Kejuaraan olahraga dengan sekaligus mempromosikan produk.


Beberapa Kelemahan atau hambatan yang timbul
Ada beberapa kelemahan yang akan menjadi hambatan usaha, seperti :

1)      Merupakan suatu produk yang sudah ramai dipasaran.

2)      Kapasitas produksi yang terbatas

3)      Dukungan financial yang terbatas

4)      Kurangnya sarana promosi dan jaringan pemasaran

Selain kelemahan, ada ancaman yang harus segera diatasi. Ancaman tersebut adalah :

Belum adanya hak paten
Kemungkinan pemalsuan produk kami di pasaran yang akan mengurangi pemasaran.
Tindakan alternatif
Untuk mengatasi kelemahan dan ancaman usaha, kami berusaha untuk :

Mengadakan devisi penelitian, model dan pengembangan pada perusahaan.
Menjalin kerjasama dengan pihak lain yang dapat membantu mengatasi masalah tersebut.
Untuk itu upaya penelitian kami adalah :

1)      Mengadakan survey tentang model produk yang diinginkan konsumen.

2)      Mengadakan survey tentang rasa-rasa kegemaran produk yang sedang trend.

3)      Mengadakan survey tentang produk yang dapat dihasilkan dari bahan baku yang ada.

Variasi rasa bagi usaha kami merupakan hal yang saya unggulkan. Untuk itu, kami menargetkan setiap bulan selalu ada satu rasa unggulan atau variasi baru.



ASPEK YURIDIS
Dalam melaksanakan usaha diperlukan aspek-aspek yuridis meliputi Surat Izin Tempat Usaha (SITU) DANN Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).



ASPEK FINANSIAL
Sumber Modal
Sumber modal usaha ini adalah modal sendiri sebesar Rp     2.500.000,00
Tanah Rp   10.000.000,00
Bangunan Rp     5.000.000,00
Alat – alat
Kompor gas + tabung    400.000,00
Gerobak 1.000.000,00
Panci kukusan    300.000,00
Toples selai    120.000,00
Parut keju      10.000,00
Solet kecil      30.000,00
Tempat Garpu,dsb      45.000,00     +
Jumlah modal alat                                          Rp  1.905.000,00 +

Total modal                                                     Rp 19.405.000,00



Analisis Break Event Point
Jumlah biaya yang diperlukan :

Biaya Bahan Baku
Jagung manis Rp  432.000,00
Biaya bahan penolong
Selai strawberry Rp 56.000,00
Selai blueberry Rp 80.000,00
Selai nanas Rp 56.000,00
Margarine     Rp 60.000,00
Cokelat ceres                                Rp 96.000,00
Selai kacang Rp 60.000,00
Susu vanilla000,00
Saus sambal ABC Rp 80.000,00
Keju batang000,00
Rp 903.000,00

Biaya lain – lain
Isi ulang gas 000,00
Plastik kantong Rp 20.000,00
Gelas cup + sendok Rp000,00
Biaya penyusutan gedung Rp   50.000,00
Biaya penyusutan peralatan Rp   10.000,00
Biaya iklan Rp   20.000,00
Biaya telepon Rp   50.000,00
Biaya Bensin Rp   75.000,00
Biaya pemeliharaan peralatan Rp   46.000,00
Biaya lain-lain Rp   90.000,00+
Jumlah biaya lain-lain                                                        Rp 765.000,00 Total Biaya                                                             Rp 2.100.000,00

Harga Pokok Produksi per produk   =
Total Biaya          =             Rp 2.100.000,00 =             Rp 2.500,00
Jumlah Barang Yang diproduksi  840
Produk ini di jual dengan harga Rp 5.000,00



Penjualan Minimal (BEP)
Total Biaya          =             Rp 2.100.000,00 =             420
Harga Jual            Rp 5.000,00


Jadi penjualan minimal adalah sebanyak 420 cup agar kembali modal.

Perhitungan Laba Rugi
Pendapatan
Penjualan = 720 @ Rp 5.000,00                                    Rp   3.600.000,00

Pengeluaran

Biaya Bahan Baku Rp   432.000,00
Biaya bahan penolong Rp 903.000,00
Biaya Lain-lain Rp   765.000,00   +
Jumlah Pengeluaran                                                Rp 2.100.000,00   –

Laba Bersih                                                             Rp. 1.500.000,00



Cash Flow
                                         Hari 1                                  Hari 2                         Hari 3
Penerimaan
Modal Awal                  Rp 19.045.000,00              Rp   18.640.000,00            Rp 20.140.000,00
Penjualan                      Rp 3.600.000,00 Rp     3.600.000,00             Rp    3.600.000,00
Jumlah Penerimaan      Rp 22.645.000,00              Rp 22.240.000,00              Rp 23.740.000,00
Pengeluaran
BBB                              Rp     432.000,00                Rp     432.000,00                Rp     432.000,00
BBP                              Rp     903.000,00                Rp     903.000,00                Rp     903.000,00
BOP                               Rp     765.000,00                Rp     765.000,00                Rp     765.000,00
Jumlah Pembelian Peralatan       Rp   1.905.000,00                              
Jumlah Pengeluaran        Rp    4.005.000,00              Rp   2.100.000,00               Rp   2.100.000,00
Modal Akhir                  Rp 18.640.000,00              Rp 20.140.000,00              Rp 21.640.000,00




BAB III

PENUTUP



KESIMPULAN
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa dalam memilih suatu usaha perlu mengetahui terlebih dahulu berbagai macam hal yang berhubungan dengan usaha yang didirikan. Seperti mengetahui peluang usaha, lokasi yang strategis, pemasaran produk dan aspek-aspek lain yang berkenaan dengan pendirian usaha, sehingga usaha yang akan dijalankan dapat berjalan dengan baik. Usaha jagung manis kukus ini merupakan suatu usaha skala kecil yang dapat membantu menciptakan lapangan usaha baru, sehingga mengurangi pengangguran. Usaha ini tidak memerlukan modal yang cukup besar, namun memerlukan perencanaan yang matang..



SARAN
Dalam mendirikan usaha sebaiknya dipersiapkan segala sesuatunya dengan matang dan tepat sehingga usaha yang dijalankan dapat berjalan dengan baik.
Dalam berwirausaha diperlukan keyakinan, percaya diri, dan keuletan.
Seorang wirausaha haruslah selalu kreatif dan inofatif serta selalu mengikuti trend dan selera konsumen agar pelanggan tidak mudah bosan.
Semangat wirausaha harus selalu tertanam dalam diri kita.

Jangan mudah menyerah menghadapi berbagai hambatan dan masalah